Banyak pebisnis yang merasa kesulitan mengembangkan bisnisnya dan mengeluhkan faktor kurangnya modal. Jika didalami lebih detil tentang modal ini, mereka akan menyebutkan kebutuhan dana segar untuk meningkatkan kapasitas produksi mereka. Benarkah untuk mengembangkan suatu bisnis selalu diperlukan suntikan modal berupa dana segar?

Berbicara soal modal dalam bisnis, kita harus memahami bahwa untuk memulai atau mengembangkan suatu bisnis tidak selalu dibutuhkan modal berupa dana segar. Ada setidaknya 4 hal yang bisa kita manfaatkan sebagai modal untuk memulai atau mengembangkan suatu bisnis, yaitu:

  1. Pengalaman

Yang dimaksud dengan pengalaman dalam ini adalah hal-hal yang pernah kita lakukan terkait dengan bisnis yang akan kita jalankan atau kembangkan. Misalnya kita memiliki pengalaman bekerja di sebuah restoran waralaba skala nasional selama 5 tahun sebagai manajer, maka pengalaman mengelola restoran waralaba itu bisa kita gunakan sebagai modal utama untuk membuka bisnis restoran.

  1. Kompetensi

Selain pengalaman, kompetensi menjadi satu hal penting yang bisa dijadikan modal dalam memulai atau mengembangkan bisnis. Kompetensi di sini adalah hasil belajar yang didapat dengan mengikuti kursus, seminar, workshop, pelatihan dan sebagainya. Kompetensi ini tentunya harus dibarengi dengan kemampuan untuk pengimplementasian di dunia bisnis. Kompetensi yang kita miliki ini akan bisa menambah kemampuan kita dalam mengelola suatu bisnis dan memberi nilai tambah dalam menjalin kerjasama dengan pihak lain.

  1. Jejaring

Jejaring merupakan faktor terpenting yang harus kita miliki jika ingin memulai atau mengembangkan bisnis dengan modal finansial yang minim. Jejaring bisa diartikan dalam 2 hal, yaitu jaringan pelanggan dan jaringan investor. Dengan memiliki jaringan pelanggan yang solid, bisa diartikan produk kita telah diterima pasar. Dengan demikian, kita bisa mengembangkan bisnis dari hasil penjualan produk yang sudah pasti diserap oleh pasar.

Jaringan investor dalam hal ini adalah orang-orang yang mau kita ajak bekerjasama dalam bisnis kita. Investasi yang dilibatkan pun tidak harus berupa dana segar. Bisa jadi ada orang yang mau meminjamkan ruangan untuk kita gunakan sebagai tempat usaha dengan sistem pembayaran yang tidak memberatkan. Atau menginvestasikan kompetensi dan pengalamannya dengan pola bagi hasil yang rasional. Atau mungkin memang ada orang yang ingin berinvestasi dalam bentuk dana segar dalam bisnis kita.

Dalam membangun jejaring ini kita harus memiliki modal kemampuan membuat rencana bisnis yang realistis serta kemampuan negosiasi dan meyakinkan calon investor. Selain itu, integritas dan profesionalitas dalam berbisnis juga mutlak kita miliki. Tanpa integritas dan profesionalitas akan sulit menggandeng investor untuk bekerjasama dengan kita.

  1. Finansial

Nah, ternyata modal finansial berupa dana segar menempati urutan terakhir dalam permodalan bisnis. Dengan berbekal pengalaman, kompetensi dan jejaring yang kita miliki dan mengoptimalkannya, kita bisa meminimalkan kebutuhan modal finansial berupa dana segar dalam memulai ataupun mengembangkan bisnis.

Perlu Modal Bisnis? Berikut Solusinya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
Instagram