Saat ini pemerintah sedang gencar membangun ekosistem pengembangan UMKM berbasis digital. Hal ini tentunya mengacu pada perkembangan dunia terkini yang memang mengharuskan para pelaku UMKM untuk beralih ke digitalisasi usaha dan keinginan pemerintah untuk meningkatkan taraf hidup para pelaku UMKM sebagai penggerak ekonomi nasional. Banyak manfaat yang diperoleh para pelaku UMKM dengan melakukan digitalisasi usaha, di antaranya:

  1. Usaha lebih efektif dan efisien, produktivitas meningkat
  2. Jangkauan pasar lebih luas
  3. Memutus rantai distribusi yang panjang

Untuk membangun ekosistem pengembangan UMKM berbasis digital ini tentunya tidak bisa dilakukan secara parsial melainkan memerlukan sinergi dari banyak pihak. Dengan adanya sinergi ini pencapaian target ekosistem pengembangan UMKM berbasis digital diharapkan bisa lebih efektif dan efisien.

Setidaknya ada 4 komponen yang seharusnya bahu membahu bersinergi dalam membangun ekosistem pengembangan UMKM berbasis digital ini, yaitu:

  1. Pemerintah

Peran pemerintah dalam ekosistem pengembangan UMKM berbasis digital ini adalah sebagai penentu arah kebijakan dan membuat regulasi-regulasi yang mendukung pengembangan ekosistem UMKM berbasis digital. Dengan adanya kebijakan dan regulasi yang terpadu antara lembaga pemerintahan melalui kementerian terkait, BUMN dan lembaga pemerintahan lainnya, mulai dari level teratas hingga ke bawah, maka akan semakin cepat ekosistem ini terbentuk. Tak bisa dipungkiri, banyak kebijakan yang diperlukan untuk percepatan ekosistem pengembangan UMKM berbasis digital ini, mulai penyediaan pelatihan, penyediaan infrastuktur teknologi komunikasi, pembiayaan, permodalan, pendampingan, dan sebagainya.

  1. Komunitas UMKM

Para pelaku UMKM sebagai obyek sentral tentunya memegang peran penting dalam ekosistem pengembangan UMKM berbasis digital. Yang dibutuhkan dari para pelaku UMKM ini adalah terbukanya mindset akan perkembangan dunia digital, manfaatnya bagi usaha mereka dan kemauan untuk belajar. Realitas di lapangan masih sangat banyak pelaku UMKM yang tergagap-gagap menghadapi perubahan ke arah digital. Untuk itu diperlukan peran komunitas sebagai wadah untuk membentuk ekosistem yang lebih kecil untuk menyiapkan mindset digital para pelaku UMKM. Selain sebagai wadah mindset-building, komunitas UMKM juga memudahkan stakeholder yang lain untuk mengakses para pelaku UMKM tanpa harus mengidentifikasi secara personal.

  1. Akademisi

Sebagai kalangan terpelajar yang lebih memahami cara menerjemahkan konsep berpikir dan proses analisis, para akademisi diharapkan mampu menyumbangkan keahliannya berupa konsep dasar ekosistem pengembangan UMKM berbasis digital. Materi-materi apa saja yang dibutuhkan, bagaimana program pengajaran dan silabusnya, serta hasil yang diharapkan, ini semua dalam wilayah kerja akademisi.

  1. Pendamping UMKM

Pendamping UMKM adalah para praktisi yang menjamin terlaksananya program kerja di lapangan. Pendampingan bisa dilakukan berupa konsultasi, pelatihan (workshop & training), mentoring, coaching, fasilitasi dan sebagainya, menyesuaikan kebutuhan. Pendamping UMKM bertindak sebagai mediator yang menghubungkan antara kebijakan yang ditetapkan pemerintah, rencana pengajaran yang disusun akademisi dan para pelaku UMKM sebagai obyek sentral dalam ekosistem pengembangan UMKM berbasis digital.

Membangun Ekosistem Pengembangan UMKM Berbasis Digital

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
Instagram