Materi Tips Menangkap Peluang Bisnis ini disampaikan pada Program Pengembangan Kapasitas Usaha PT PNM (Persero) Cabang Kediri, Kamis 09/08.

Kita sadari atau tidak, setiap saat peluang bisnis berseliweran di hadapan kita. Mungkin peluang itu didapat saat kita sedang dalam perjalanan, saat menonton satu acara di televisi, saat ngobrol dengan teman, atau bisa juga kapan saja. Hanya saja, kadang kita abai terhadap peluang bisnis yang lewat itu.

Abainya kita terhadap peluang yang lewat ini bisa disebabkan banyak hal. Bisa jadi karena kita menganggap peluang itu remeh dan tidak menjanjikan untuk dikembangkan, bisa juga karena tidak biasa berbisnis, atau karena kita kurang berlatih sehingga tidak peka dalam menangkap peluang.

Kepekaan terhadap peluang bisnis ini perlu terus menerus diasah agar kita terbiasa menangkap peluang bisnis yang ada dan mengolahnya menjadi bisnis riil yang prospektif.

Beberapa tips yang bisa kita lakukan agar kita peka dalam melihat setiap peluang yang muncul, adalah:

1. Sering jalan-jalan dan wisata

Dengan jalan-jalan dan wisata, kita akan melihat banyak hal baru yang bisa jadi akan membangkitkan ide-ide kreatif kita. Hendi Setiono pemilik Kebab Turki Baba Rafi, contohnya. Dia menangkap peluang bisnis kebab saat mengunjungi orang tuanya yang bekerja di jazirah Arab.

2. Sering silaturahim dan ngobrol

Konon, silaturahim dapat memperpanjang usia dan menambah rizqi. Tentunya bila yang dibicarakan adalah hal-hal yang bermanfaat, bukan sekedar ngobrol hal yang tidak penting. Silaturahim dan bertukar pikiran ke rumah teman yang memiliki usaha atau sekedar ngobrol dengan sesama pengunjung warung kopi bisa jadi akan menimbulkan peluang bisnis yang luar biasa.

3. Lihat sekitar kita

Kadang kita berpikir terlalu jauh untuk mendapatkan ide bisnis. Padahal banyak peluang yang ada di sekitar kita. Mungkin ada suatu kebutuhan yang belum ada di sekitar kita dan kebutuhan itu bisa kita penuhi, maka itu bisa jadi peluang bisnis buat kita. Atau ada tetangga kita yang memproduksi suatu barang dan kesulitan memasarkan, itu juga peluang bisnis buat kita.

4. Analisa kebutuhan pasar

Peluang bisnis yang paling prospektif adalah yang berangkat dari kebutuhan pasar. Sehingga produk yang ditawarkan sudah pasti akan diserap pasar. Untuk itu kita harus sering berlatih melakukan analisa kebutuhan pasar. Produk apa yang paling banyak dibutuhkan pasar saat ini dan tren kebutuhan pasar di masa depan.

5. Ujicoba kecil-kecilan

Suatu peluang bisnis hanya akan menjadi peluang sampai peluang itu diujicobakan. Lakukan ujicoba dengan resiko yang paling rendah, misalnya dengan melayani order berdasar pesanan, memanfaatkan produk yang ada (tidak langsung produksi sendiri) dan mempromosikan melalui akun media sosial secara gratis. Dari hasil ujicoba ini kita akan mengetahui respon pasar sehingga dapat memutuskan apakah peluang ini layak diteruskan atau tidak.

Bagaimana cara kita menilai kelayakan suatu bisnis? Tunggu dan ikuti tulisan berikutnya.

Tips Menangkap Peluang Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
Instagram