Saluran komunikasi online saat ini tersedia dalam banyak opsi seiring perkembangan teknologi komunikasi yang makin pesat. Tidak ada pilihan yang paling tepat, semuanya tergantung kesesuaian produk yang ditawarkan dengan konsumen sasaran yang dituju. Kepiawaian Anda dalam mengkombinasikan pemakaian beberapa saluran akan menjadikan hasil yang didapatkan lebih optimal.

Yang penting Anda lakukan adalah segera mengamankan aset digital terkait bisnis startup yang sedang dibangun.

Aset digital? Apa itu?

Seperti diketahui, di dunia internet hanya dibolehkan satu nama domain saja. Demikian juga akun Facebook, Instagram dan Youtube. Jika Anda terlambat mengamankan nama domain bisnis startupnya dan nama tersebut diambil oleh orang lain, maka harus memikirkan nama lain yang setidaknya mendekati. Dan tentunya ini mengurangi kredibilitas bisnis Anda.

Dan, berikut beberapa saluran komunikasi online yang bisa digunakan:

1. Toko Online

Toko online merupakan website yang digunakan sebagai media penjualan produk sebagaimana layaknya toko offline. Dengan desain dan penataan produk yang menarik, toko online sangat potensial untuk menghasilkan penjualan yang signifikan bagi bisnis Anda. Berbeda dengan media sosial dan marketplace yang registrasinya gratis, di toko online ini Anda memiliki kendali penuh untuk mengontrol pengelolaan karena domain milik sendiri.

Anda harus bisa membuat calon pembeli tertarik begitu mengakses toko online yang interaktif dan informatif dengan konten-konten yang selalu up to date. Kemudahan menghubungi customer service dan kemudahan pembayaran menjadi pertimbangan calon pembeli untuk memutuskan membeli di toko online.

2. Media sosial

Membicarakan media sosial, benak kita tentu tidak bisa lepas dari Facebook, Twitter, Instagram, Pinterest dan sejenisnya. Siapa yang tidak kenal dan belum pernah menggunakan?

Awalnya, media sosial digunakan sebagai sarana komunikasi antar-personal, seperti keluarga, tetangga, teman sekolah, dan rekan kerja. Tapi dalam perkembangannya, ternyata media sosial juga efektif menjadi media pengenalan bisnis startup dan penjualan produk. Registrasi akun gratis dan adanya fitur yang mendukung untuk mengunggah foto dan video merupakan penyebab dipilihnya media sosial sebagai media komunikasi pemasaran yang murah meriah. Dan ternyata efek pemasarannya tidak bisa diremehkan.

Jika Anda merasa jangkauan pemasaran dari akun regular (baca: gratisan) kurang, maka beberapa media sosial, seperti Facebook dan Instagram, memberi ruang bagi siapa saja yang ingin memperkenalkan bisnisnya melalui opsi iklan berbayar dengan jangkauan pasar yang lebih luas.

3. Marketplace

Marketplace ibarat pasar yang menyediakan lapak-lapak bagi siapa saja yang ingin memperkenalkan bisnis atau produknya. Untuk menarik penjual agar mau berjualan di lapaknya, pengelola marketplace biasanya menyediakan lapak secara gratis. Fitur berbayar hanya dikenakan bagi pelapak yang ingin produknya diiklankan oleh pengelola marketplace.

Beberapa marketplace yang hari ini eksis di tanah air di antaranya Buka Lapak, Tokopedia, OLX, Blanja, dan Matahari Mall. Selain itu, bertebaran banyak marketplace lain yang hari ini menjamur dengan berbagai niche. Ada marketplace multiproduk, ada yang khusus craft and accessories, bahkan marketplace khusus wedding vendor pun ada.

4. Instagram

Instagram layak dipertimbangkan sebagai saluran komunikasi pemasaran online bagi bisnis startup karena cocok untuk membidik segmen pasar menengah ke atas. Pengguna platform khusus foto editing ini di Indonesia sudah mencapai angka 45 juta, dan 60% di antaranya adalah wanita pengguna ponsel kelas menengah ke atas dan berpendidikan tinggi.

Salah satu daya tarik Instagram adalah kemampuannya menampilkan foto yang menawan. Selain itu, Instagram bisa digunakan untuk membidik segmen pasar tertentu. Pebisnis startup cukup menggunakan hashtag (tanda pagar = #), maka produk Anda dapat dilihat oleh semua pengguna yang mempunyai minat yang sama dengan hashtag yang dibuat.

5. Youtube

Pengguna Youtube di Indonesia menunjukkan peningkatan signifikan dari tahun ke tahun. Ini menjadikan Youtube sebagai saluran komunikasi online yang patut diperhitungkan. Salah satu kelebihan Youtube sebagai media penjualan adalah tampilannya yang berupa video.

Format video memungkinkan Anda memberikan deskripsi profil bisnis startup secara lebih atraktif dan membuat tutorial dan demo mengenai cara penggunaan produk dengan detil. Sesuatu yang tidak bisa didapatkan dalam saluran komunikasi dengan platform teks atau foto.

6. Forum

Sejatinya, forum berfungsi untuk membahas dan mendiskusikan topik-topik tertentu sesuai tujuan dibuatnya forum itu. Salah satu startup digital yang sukses mengusung konsep forum adalah Kaskus, yang konon katanya “The Largest Indonesian Community”. Selain itu, banyak forum-forum lain yang tidak kalah aktifnya, meskipun tidak sefenomenal Kaskus.

Salah satu topik diskusi dalam forum ini biasanya adalah topik jual beli. Tujuannya tentunya untuk memenuhi kebutuhan member dan pengunjung forum tersebut. Untuk forum yang popularitas dan loyalitas membernya tinggi, memperkenalkan bisnis dan produk startup di dalamnya merupakan pilihan yang patut dipertimbangkan.

7. Mobile Apps

Saat ini makin banyak bisnis startup yang menggunakan mobile apps. Peningkatan pengguna smartphone berbasis android berimbas langsung pada maraknya penggunaan mobile apps ini. Sehingga tak sedikit pebisnis startup yang berbondong-bondong melengkapi bisnisnya dengan aplikasi yang bisa diunduh di Play Store ini.

Selain untuk meningkatkan prestise, tampilan yang lebih interaktif, menarik dan user-friendly bagi pengguna ponsel membuat Anda patut mempertimbangkan untuk melengkapi bisnisnya dengan mobile apps.

Memilih Saluran Komunikasi Online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
Instagram