Keterampilan atau skill digital marketing saat ini dan di beberapa waktu mendatang menjadi profesi yang semakin menarik perhatian. Berbagai perusahaan dalam beragam skala, mulai skala UMKM hingga besar, membutuhkan tenaga terampil di bidang digital marketing untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan yang terkait dengan digital branding dan digital selling, seperti mengelola media sosial, membuat konten untuk website, dan mempromosikan berbagai kegiatan dan produk perusahaan. Hal ini menjadikan banyak sekali peluang kerja tersedia di bidang pemasaran digital ini.

Banyaknya kebutuhan tenaga terampil digital marketing ini belum diimbangi dengan ketersediaan tenaga kerja yang kompeten dan profesional. Padahal, Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Tenaga Kerja telah menerbitkan standar kompetensi kerja yang harus dimiliki oleh tenaga terampil di bidang digital marketing.

Tabel unit kompetensi yang harus dikuasai seorang tenaga terampil digital marketing berdasarkan SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia) adalah sebagai berikut:

NoKode Unit KompetensiJudul Unit Kompetensi
1M.702090.001.01Mengidentifikasi Elemen Pemasaran Perusahaan
2J.63OPR00.001.2Menggunakan Perangkat Komputer
3J.63OPR00.010.2Menggunakan Aplikasi Media Sosial
4J.63OPR00.007.2Menggunakan Penelusur Situs Web
5M.702090.004.01Melakukan Pendekatan Kepada Calon Pelanggan
6M.731000.001.01Membuat Perencanaan Periklanan
7M.731000.003.01Merancang Strategi Kreatif dan Pembuatan Iklan
8M.731000.004.01Merancang Strategi dan Pembelian Media
9M.702090.006.01Menyusun Rencana Aktifitas Penjualan
10M.702090.005.01Melaksanakan Keterampilan Penjualan

Penguasaan terhadap unit-unit kompetensi tersebut diwujudkan dalam sertifikat kompetensi yang diterbitkan oleh BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) yang merupakan satu-satunya lembaga negara yang berhak menerbitkan sertifikat kompetensi.

Untuk menjamin penguasaan terhadap unit-unit kompetensi digital marketing sesuai SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia), para peserta uji kompetensi akan mengikuti pelatihan yang terstruktur dan terintegrasi sebelum mengikuti uji kompetensi.

Secara terperinci, materi-materi yang diberikan dalam pelatihan digital marketing berbasis SKKNI adalah:

  • Analisis kata kunci dan strategi digital marketing yang tepat

Kemampuan menganalisis kata kunci yang tepat sangat diperlukan tenaga terampil di bidang digital marketing untuk menentukan kata atau kombinasi kata yang paling banyak digunakan orang dalam menelusuri suatu kategori pencarian tertentu di dunia internet.  Materi ini akan mengupas strategi menganalisis kata kunci di mesin penelurusan (search engine) dan berbagai platform media sosial yang memiliki karakteristik berbeda-beda.

  • Optimasi penjualan melalui media sosial Facebook dan Instagram

Facebook dan Instagram dengan jutaan pengguna aktif di seluruh dunia masih merupakan media sosial yang efektif dan paling banyak digunakan untuk membangun digital branding. Banyaknya fitur-fitur yang tersedia dan selalu berkembang setiap waktu membuat pentingnya tenaga terampil digital marketing untuk menguasai optimasi penggunaan 2 media sosial ini.

  • Manajemen konten untuk meningkatkan penjualan

Konten merupakan inti dari digital marketing. Calon pembeli produk atau pengguna jasa akan melakukan penilaian melalui konten website, e-commerce maupun media sosial sebelum memutuskan untuk membeli. Untuk itu sangat penting sekali para tenaga terampil digital marketing untuk menguasai keterampilan mengelola konten.

Konten dapat berupa teks, suara, foto atau gambar, video, maupun gabungan dari beberapa unsur atau keempatnya. Sehingga, manajemen konten ini sangat luas cakupannya, mulai dari kemampuan merangkai kalimat penjualan (copywriting), foto produk yang mengesankan, mendesain iklan dengan menggunakan berbagai perangkat desain, hingga membuat video iklan dan video profil yang menarik.

  • Strategi SEO (Search Engine Optimization) dengan Google Bisnisku

SEO didefinisikan sebagai cara untuk mengoptimalkan situs web agar masuk pada peringkat teratas di hasil pencarian. Artinya, dengan menerapkan strategi SEO yang tepat, website akan semakin mudah ditemukan pengguna internet.

Saat ini, Google telah merilis aplikasi Google Bisnisku yang membantu mempermudah pemilik usaha agar semakin mudah ditemukan di internet. Keunggulan Google Bisnisku adalah terintegrasi dengan Google Maps, memiliki fitur ulasan yang memungkinkan orang untuk memberikan penilaian kepuasan, dapat membuat postingan hingga tersedianya fitur website gratis.

  • Teknik closing dengan WhatsApp (WA) Bisnis

WhatsApp Bisnis merupakan aplikasi yang sangat bermanfaat untuk digunakan sebagai media menindaklanjuti percakapan dengan konsumen dan melakukan penutupan atau closing penjualan. Berbagai fitur yang tersedia di WhatsApp Bisnis sangat mendukung untuk meningkatkan penjualan, seperti perpesanan otomatis dan katalog. Kemampuan memanfaatkan fitur-fitur dalam WhatsApp Bisnis ini sangat penting dikuasai oleh tenaga terampil digital marketing sesuai unit kompetensi yang tercantum dalam SKKNI Digital Marketing.

  • Manajemen hubungan dengan pelanggan (customer relationship management/CRM)

Keterampilan mengelola hubungan dengan pelanggan sangat penting dikuasai oleh seorang tenaga digital marketing. Keterampilan mengelola hubungan dengan pelanggan ini meliputi kemampuan menarik prospek penjualan, mengkonversi prospek menjadi pelanggan, mempertahankan pelanggan yang ada dan mendapatkan referensi dari pelanggan yang loyal dan puas.

Manajemen hubungan dengan pelanggan atau customer relationship management/CRM dapat dilakukan secara manual maupun dengan menggunakan aplikasi berbasis teknologi. Data pelanggan yang komprehensif sangat diperlukan agar pengelolaan hubungan dengan pelanggan dapat berjalan baik dan mencapai tujuan yang diharapkan.

Penawaran Bimtek & Sertifikasi BNSP Skema Digital Marketing

Penawaran Bimtek & Sertifikasi BNSP Skema Digital Marketing

Penawaran Bimtek & Sertifikasi BNSP Skema Digital Marketing

Sertifikat kompetensi BNSP sangat dibutuhkan oleh para praktisi digital marketing sebagai pengakuan oleh negara terhadap kemampuannya dalam pelaksanaan pekerjaan digital branding dan digital selling. Banyak peluang pekerjaan yang saat ini mewajibkan praktisi digital marketing yang terlibat di dalamnya untuk memiliki sertifikat kompetensi BNSP. Selain itu, tak sedikit dosen dan mahasiswa yang mengikuti sertifikasi kompetensi BNSP skema digital marketing karena tuntutan pengajaran dan pengabdian kepada masyarakat. Salah satu LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) yang berwewenang menerbitkan sertifikat kompetensi bidang digital Marketing adalah LSP Teknologi Digital.

Sertifikasi Kompetensi Digital Marketing: Kebutuhan Profesi Masa Kini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
Instagram